4 Jenis Wawancara Kerja

posted in: seleksi karyawan | 0
Share This
Facebooktwittergoogle_pluspinterest

Oleh Petrus Edi Santoso

4 Jenis Wawancara Kerja

4 Jenis Wawancara Kerja

Sebagai pencari kerja, tentunya Anda akan menghadapi wawancara kerja. Wawancara kerja dilakukan perusahaan untuk menyeleksi kandidat yang melamar kerja. Dari wawancara kerja, perusahaan akan mampu mengenali kandidat yang potensial dan yang tidak.
Ada bermacam-macam jenis wawancara kerja. Sebaiknya Anda mengenalnya sehingga lebih siap menghadapi wawancara kerja manapun.

Berikut Edukasi Kerja memaparkannya untuk Anda:

1. Wawancara Tradisional
Seorang wakil perusahaan (bisa HRD atau user) akan melakukan tanya jawab 4 mata dengan Anda. Tidak ada yang menemani Anda, hanya Anda sendiri yang berhadapan dengan wakil perusahaan tersebut.
Jawaban Anda saat wawancara tidak akan diketahui kandidat lain. Sebaliknya, Anda tidak akan mengetahui jawaban kandidat lain saat diwawancarai. Dengan pertanyaan yang sama, wakil perusahaan akan membandingkan jawaban Anda dengan kandidat lain.
Biasanya yang dibandingkan adalah:
Postur, gestur tubuh saat berkomunikasi
Usahakan postur Anda benar-benar berhadapan dengan pewawancara, tegak, tangan di atas meja. Hindari gerakan-gerakan yang tidak diperlukan. Jaga kontak mata dengan baik.
Keceriaan, antusiasme
Berikan senyum dari awal hingga akhir. Berikan intonasi jawaban yang jelas dengan penuh antusiasme. Jawaban yang antusias akan memberikan gambaran bahwa Anda sanggup bekerja dengan penuh semangat.
Kelancaran, kejelasan menjawab
Jawablah pertanyaan dengan lancar. Hindari memikirkan jawaban terlalu lama. Terlalu lama berpikir akan dianggap Anda ingin menutupi sesuatu, menjawab dengan mengada-ada.
Ketepatan dalam menjawab
Perhatikan, fokus pada apa yang ditanyakan. Jika tidak jelas sebaiknya bertanya. Jawablah apa yang ditanyakan langsung pada pointnya. Hindari jawaban bertele-tele, hal ini membuat yang mendengarkan menjadi bosan. Jelaskan lebih detail jika diminta.
Kejujuran
Wakil perusahaan sangat menghargai kejujuran Anda. Jika tidak tahu katakan dengan jujur. Jawaban yang tidak jujur akan menjebak Anda sendiri. Saat terjebak Anda akan membuat perangkap yang lebih besar. Saat tertangkap Anda dapat langsung dicoret dari daftar kandidat.
Contoh pertanyaan dasar akan disodorkan pada Anda seperti:
Nama panggilan Anda?
Ceritakan mengenai diri pendidikan Anda!
Ceritakan mengenai keluarga Anda!
Mengapa Anda ingin bekerja di tempat kami?
Apa keahlian Anda?

2. Wawancara Kelompok
Seorang wakil perusahaan (bisa HRD atau user) akan melakukan tanya jawab dengan Anda dan kandidat lain secara bergantian dalam satu ruangan.
Mungkin Anda berpikir ini jenis wawancara yang bodoh karena Anda dapat meniru jawaban kandidat lain. Buang jauh-jauh pikiran itu. Justru keberbedaan jawaban Anda akan menunjukkan nilai plus.
Dalam hal ini perbedaan dapat berupa perbedaan isi pesan atau cara penyampaiannya. Untuk berbeda Anda dapat mempelajari trik berikut:
– Menjawab sesuatu yang intinya berbeda sama sekali. Lakukan jika Anda yakin jawaban Anda benar.
– Jujurlah jika jawaban kandidat lain baik, berikan pujian, tambahkan sesuatu yang berbeda.
– Jika Anda tidak memiliki jawaban yang berbeda, boleh menjawab seperti kandidat lain dengan cara yang berbeda. Misalnya dengan kosa kata yang lebih tepat atau menjelaskan lebih detail.
Dalam tanya jawab, tunjukkan keaktifan Anda. Keaktifan memiliki bobot nilai yang tinggi. Namun berhati-hatinya dalam mencari waktu untuk berbicara. Menyerobot, memotong pembicaraan orang lain akan mengurangi nilai Anda.
Contoh pertanyaan yang dilontarkan pewawancara:
Perkenalkan diri Anda secara singkat!
Apa kelebihan Anda?
Apa yang membuat Anda berbeda dari kandidat yang lain?
Apa pendapat Anda ketika melihat karyawan yang datang terlambat?
Posisi apa yang cocok untuk Anda?
Saat terjadi kesalahan proses sehingga barang reject, apa solusinya?

3. Wawancara Telepon
Seperti jenis wawancara tradisional, seorang wakil perusahaan (bisa HRD atau user) akan melakukan tanya jawab 4 mata dengan Anda. Bedanya Anda tidak bertatap muka, melainkan lewat telepon.
Meski tidak bertatap muka, sebaiknya tetap dipersiapkan. Pilihlah waktu yang sesuai dengan kesiapan Anda. Kesiapan yang diperlukan:
– pilihlah lingkungan yang tidak mengganggu konsentrasi (tidak bising, tidak banyak orang lalu lalang, tidak ada bau menyengat, cahaya yang cukup, kualitas sinyal baik).
– siapkan diri Anda (tidak dalam kondisi lapar, tidak dalam kondisi mengantuk).
– bugar, dengan bugar jawaban Anda akan terdengar antusias.
– postur saat berbicara tegak dan usahakan tersenyum.

4. Wawancara Video
Wawancara dilakukan melalui skype atau video, dengan demikian walaupun jauh akan terasa seperti bertatap muka langsung. Anda memerlukan laptop atau PC. Pastikan segala sesuatunya baik (wifi dapat diaktifkan, audio baik). Lakukan tes.
Yang akan mewawancara akan melihat Anda dan latar Anda. Usahakan Anda dalam keadaan rapih. Atur posisi duduk Anda agar dapat terlihat tegak. Pilih dan atur kembali latar Anda agar layak dilihat. Saat berkomunikasi usahakan tetap tersenyum.
Persiapan harus dilakukan. Berperang tanpa bersiap-siap sama saja menghadapi kegagalan. Persiapan harus matang, konsentrasi dan fokus pada hal detail. Hal detail positif walaupun kecil mampu memenangkan wawancara penting.

Semoga artikel 4 Jenis Wawancara Kerja ini bermanfaat.

Sumber gambar: elitedaily.com

Save

Share This
Facebooktwittergoogle_pluspinterest

Leave a Reply